Ketua Aliansi Aktivis Jawa Barat, Agus Satria


KASASIONLINE.COM | Kab. Bandung Barat,-- Aliansi Aktivis Jawa Barat secara resmi melayangkan surat desakan kepada Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Dr. (HC) Zulkifli Hasan untuk mengevaluasi total kinerja Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dona Ahmad Muharram.

Langkah tegas ini diambil organisasi kemasyarakatan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap penjagaan citra serta marwah partai, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung Barat, jumat(28/08/26). 

Desakan itu muncul setelah adanya dugaan ketidakaktifan Dona dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPRD.

Ketua Aliansi Aktivis Jawa Barat, Agus Satria, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada DPP PAN sebagai bentuk kepedulian terhadap citra partai di tingkat daerah. Dan supaya dinamika ini tidak makin memperburuk citra partai di daerah

Aliansi Aktivis Jawa Barat menilai performa legislatif yang bersangkutan sangat minim dan berpotensi merugikan konstituen.

Menurut Agus, Dona diduga kerap tidak hadir dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi masyarakat. Padahal, sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD KBB, ia dinilai seharusnya menjadi teladan bagi anggota dewan lainnya.

"Kami sangat menyayangkan sikap Ketua Fraksi PAN DPRD KBB, Saudara Dona Ahmad Muharram, yang disinyalir sering absen dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan," ujar Agus.

Agus Satria Agus Satria turut membongkar pola kehadiran Dona yang dinilai pragmatis. Dan mengklaim bahwa Dona baru kembali aktif dalam sekitar dua pekan terakhir, bertepatan dengan dimulainya agenda pembahasan anggaran di DPRD Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, apabila dugaan tersebut benar, maka persoalan itu tidak hanya menjadi urusan internal partai saja, tetapi juga berpotensi menghambat pelaksanaan fungsi DPRD yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

"Sebagai pimpinan fraksi yang seharusnya memberikan teladan, tindakan seperti ini sangat merugikan masyarakat KBB dan mencederai nilai 'Amanat' yang menjadi bagian dari perjuangan PAN," tegas Agus.



Mendesak DPP PAN Evaluasi dan Copot Ketua Fraksi

Dalam surat yang dikirimkan ke DPP PAN, Aliansi Aktivis Jawa Barat mengajukan dan mendesak dua tuntutan atas berbagai temuan temuan.

Pertama, meminta DPP PAN melakukan evaluasi terhadap jabatan Dona Ahmad Muharram sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD KBB. Bahkan, mereka mendesak agar Dona dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh kader yang dinilai lebih aktif dan bertanggung jawab.

Kedua, DPP PAN diminta memberikan pembinaan internal serta teguran keras agar yang bersangkutan menjalankan seluruh fungsi kedewanan secara optimal, mulai dari fungsi legislasi, pengawasan hingga memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Agus menegaskan bahwa kritik tersebut bukan ditujukan untuk menyerang Partai Amanat Nasional, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar kader yang mendapatkan mandat politik benar-benar menjalankan amanah rakyat.

"Kami meyakini tindakan yang kami soroti tersebut tidak mencerminkan garis perjuangan PAN. Karena itu, kami meminta DPP PAN turun tangan dan melakukan evaluasi secara objektif," katanya.

Aliansi Aktivis Jawa Barat mendesak agar Pimpinan Pusat/DPP PAN tidak mengabaikan persoalan tersebut dan tidak menutup mata yang apabila nantinya ditemukan bukti adanya pelanggaran disiplin atau ketidakaktifan dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPRD.

Hingga berita ini diterbitkan, Dona Ahmad Muharram maupun DPP PAN belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas tudingan dan desakan yang disampaikan Aliansi Aktivis Jawa Barat.  ****(Red,-Kasasi)