KASASIONLINE.COM | Kota Bandung,-- Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung Agus Hermawan, Anggota Komisi III AA Abdul Rozak, Rendiana Awangga, serta Anggota Komisi IV Aswan Asep Wawan menghadiri penanaman pohon, gelaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandung, di Ruang Terbuka Hijau Villa Pasirwangi, RW 09, Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, Rabu, 22 Juli 2026.
Ketua Komisi III Agus Hermawan menuturkan, acara penanaman pohon ini diharapkan tidak sekadar seremoni. Pohon yang ditanam ini bisa terus dirawat dan diperluas titik sasaran penanaman pohon lainnya.
"Ini adalah sebuah ruang terbuka hijau yang harus kita jaga kelestariannya. Dan penanaman pohon ini bukan hanya sekadar seremonial. Tetapi ini harus menjadi satu aset, harus menjadi satu pelestarian yang di mana ke depannya akan menjadikan satu dampak yang positif," ujarnya, seusai penanaman pohon.
Agus mengatakan, area yang ditanam pohon ini akan berkontribusi besar untuk perbaikan kualitas udara Kota Bandung. Di musim penghujan, keberadaan pohon ini akan ikut menjadi penahan potensi erosi sekaligus mencegah longsor, terutama di wilayah daratan tinggi.
"Sehingga ini harus terus diberdayakan dan ini akan menjadi satu investasi buat generasi muda ke depannya," katanya.
Agus berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni yang tidak berkelanjutan. Penanaman pohon oleh para Anggota DPRD Kota Bandung bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan serta sejumlah kepala OPD Kota Bandung ini bisa menjadi perintis untuk kemudian diikuti oleh masyarakat.
"Nah, dengan ruang terbuka hijau, kami dari Komisi III akan selalu mendukung. Karena ini sangat penting. Kenapa ruang terbuka hijau ini harus saya dukung? Karena ini salah satu penanganan dari berbagai aspek, banjir, dari berbagai pencemaran udara. Sehingga kami sangat mengapresiasi terhadap BPBD yang sudah melaksanakan penanaman pohon ini," katanya.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Aswan Asep Wawan menuturkan, penanaman pohon ini merupakan hasil pembicaraan antara Komisi IV dengan BPBD sebagai mitra kerja. Ia mengapresiasi langkah BPBD yang merealisasikan hasil perencanaan itu.
"Ini merupakan langkah kerja kita, Komisi IV, saat datang ke Dinas BPBD, beberapa waktu lalu, untuk merencanakan kegiatan penanaman pohon. Alhamdulillah Pak Didi (Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung) langsung merespons. Karena di daerah Bandung Timur khususnya, banyak lahan-lahan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk penghijauan," ujarnya.
Aswan sangat menyambut baik dipilihnya dataran tinggi kawasan Bandung timur sebagai lokasi awal penanaman pohon ini. Selama ini, warga sudah mahfum dengan gambaran dataran tinggi Kawasan Bandung Utara (KBU) yang gersang, gundul, dan beralih fungsi.
Terutama di wilayah Timur, kata Aswan, ada sekitar 58 hektare lahan yang hingga saat ini belum mendapatkan penanaman kembali. Ia berharap KBU, terutama yang berada di wilayah Kota Bandung bisa menjaga kelestarian lingkungan.
Aswan menambahkan, pengembalian Ruang Terbuka Hijau di KBU akan menjadi ikhtiar penting untuk mencegah Kota Bandung dari ancaman krisis air di masa mendatang.
"Luar biasa langkah BPBD ini, mudah-mudahan ini tidak hanya seremonial dan bisa dilaksanakan oleh pecinta lingkungan, pegiat-pegiat lingkungan, dan terutama masyarakat. Jadi saling mendukung antara DPRD, masyarakat, dan pemerintah, insyaallah penanaman pohon ini bisa menjadi ladang air untuk generasi mendatang," tuturnya. ****(Red,- Louis Vicky)
.jpg)
0 Komentar